Surat yang Ditujukan Kepada Kecoa

kecoa

Halo!

Kali ini gue akan mengungkapkan apa yang gue rasa dan ini adalah ungkapan yang paling jujur dari dalam hati gue terhadap kamu, SELURUH KECOA di muka bumi ini!🙂

Gue benci banget dengan kaum kalian entahlah rasanya setiap melihat kalian tiba-tiba jiwa pembunuh gue muncul. Tubuh kalian yang berwarna coklat lalu dengan antena di kepala yang panjang, dan yang paling membuat gue marah adalah ketika melihat satu dari kaum kalian selain bisa berjalan tapi juga mempunyai kemampuan terbang. Percayalah, saat melihat kecoa yang bisa terbang otak gue sudah ter-setting otomatis untuk mengambil baygon dan menyemprotkannya ke tubuh kaum kalian tanpa rasa belas kasihan dan seketika amnesia bahwa kalian makhluk ciptaan Tuhan juga!

Salah satu definisi bahagia menurut gue adalah melihat kecoa yang gue semprot dengan baygon mulai berjalan sempoyongan dan tidak lama kemudian tergelepar. Mampus lo! Lo gengges, gue genggesin balik! #pendendam Wuahahaha.

Jangan pernah tanya mengapa gue sangat membenci kaum kalian. Karena pada kenyataannya, melihat kalian 10x lebih menakutkan daripada melihat nyokap melotot karena gue lupa cuci piring! That’s why gue sangat mendukung salah satu program pemerintah yang rutin yaitu fogging. Disitulah satu dari berbagai moment di kehidupan yang paling membuat gue bahagia, melihat kaum kalian dari mulai yang masih piyik sampe yang segede kurma (iya! Bagi gue kurma itu kaya kecoa :D) tergelepar secara bersamaan. Kalau kata pepatah, sekali mendayung satu dua pulau terlewati. Bukan hanya nyamuk dirumah yang mati, tapi kecoa juga. Hihihi.

ac204a68727511e2a97a22000a9f18aa_7

Mati aje lu semua!

Kadang otak gue suka random, dan bertanya “kenapa ya Tuhan nyiptain kecoa?”. Sampai sekarangpun gue gak tau jawabannya dan tapi gue yakin kehadiran kalian itu tidak lain tidak bukan sebagai penyeimbang kehidupan binatang lain di bumi ini. Tapi, bagi saya sendiri sebagai manusia apakah ada manfaatnya? Jawabannya adalah TIDAK. Maka dari itu, saya lebih memilih untuk membunuh kalian karena pada kenyataannya di kehidupan yang kuat adalah yang berkuasa. Pada kasus ini, saya adalah penguasanya dan seperti layaknya penguasa yang lain, keputusan yang saya buat adalah keputusan yang sudah selayaknya dan sepantasnya dianggap paling benar!

Keliatan physco ya gue? Bodo amat. Hahaha. Udah kadung benci sih! Dan Taurus kalo udah bilang benci ya benci gak akan pernah berubah. Karena Taurus paling gak suka yang namanya perubahan. Hahahaha. #ngawur

Kecoa, may your soul burn in hell. *lunmay kali ah!*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s