#2

fine

Never run for a bus, train, or man. When one leaves, another arrives.

Gue resapi kalimat di atas dalem-dalem dan berpikir ini tuh bukan masalah mengejar atau tidaknya tapi lebih kepada ambang batas kesabaran setiap manusia. Nunggu angkot lama aja gue cranky apalagi nunggu jodoh malih?! Asal kalian semua yang baca tau aja ya kalo boleh jujur mah isi hati gue…. Bunda dorce aja udah punya pacar loh, gua kapan? #desperate Auahahaha.

Ibaratnya kalo bus atau keretanya “penuh” sih gak masalah ya nungguin bus atau kereta selanjutnya males juga dempet-dempetan sama yang lain! *kurang-motivasi* Nah yang suka bikin pusing, bikin otak jadi gak paham lagi adalah kalo bus atau keretanya lewat depan mata dan sama sekali kosong tapi dia tetep jalan aja. Kenapa dia jalan terus aja? Soalnya dese terlalu sibuk melihat ke depan tanpa pernah mencoba untuk melihat sisi kanan kirinya!

Heran gue kalo masalah perumpamaan gini otak nyambungnya cepet banget! Hahahaha.

Hal-hal yang lebih bikin hati ini meleyot adalah ketika si gebetan bilang “Mon, sometimes I feel I will never find someone who loves me.” lengkap sama emoticon sedihnya. Gue pun membalas dengan diawali emoticon sedih, mungkin si gebetan ngira gue adalah seorang teman yang seiya sekata sepenanggungan dia sedih gue juga ikutan sedih padahal mah……. KAGAAAAAAK!!!!! Dalam hati gue berucap “Astafirulooooh yayesus mengapa dunia serumit ini? Gue suka si A. A suka B. B suka C” jengong!!!! Jengong lagi aja ngalamin yang model begitu, cukup sekali! Hahaha.

Tapi kadang di kehidupan kita juga pernah ngalamin gak mau naik angkot atau bus tapi si mas-masnya gengges klakson tan tin tan tin kita. Asli ya, suka heran deh sama orang yang begitu dbilang gak mau tapi kok maksa?! Sungguh complicated ya kehidupan. Giliran mau tapi gak dilirik. Giliran gak mau malah dipaksa. Kan sungguh menganggu jalannya kehidupan, ya gak? Hahahahaha.

Salah satu tante gue bilang “Cari pacar mah gampang dek!” lalu belom sempat gue merangkai kata (duileeeh berasa chairil anwar gue pake merangkai segala ;p) nyokap gue membalas dengan “Iya, tapi kan susah cari yang setia”. Alhamdulilah ternyata nyokap mindsetnya sama kaya gue. Dia tau bener prinsip hidup anaknya, gue lagi makan kemudian makanan gue digrecokin adek gue aja marah, apalagi pacaran terus hubungan gue digrecokin sama orang-orang ketiga keempat kesekian? Alamat gue ketok kepalanya si oknum-oknum dengan kapak terus bilang “Sakit? Ini mah baru seupilnya sakit hati yang gue rasain gara-gara kelakuan elo berdua!”
#eaaaaaaa #kambuhdramanya Hahahaha. Sampe si Nobita bisa naik kelas dari kelas 4 pun gak akan pernah gue maafin. :))))

Tante-tante di luar sana yang sering nanyain keponakannya dengan kalimat “Mana pacarnya dek?” sebenernya gak ngerti kalo suka, sayang, apelagi cinta gak mungkin se-instan kaya kita bikin popmie. Seduh 5 menit langsung jadi. Dan perlu diketahui bahwasanya sesuatu yang bersifat instan di dunia itu pasti ujung-ujungnya tidak baik. #yesokesip😀 Makan oreo aja musti diputar, dijilat kemudian dicelupin apalagi nentuin seseorang buat jadi pacar? Pastilah prosesnya lebih rumit daripada makan oreo! Ya kan? Hahahahaha.

Karena tidak tau harus mengakhiri posting ini bagaimana, maka gue tulisin salah satu cerita yang gue ambil dari majalah. *gak-kreatif* Hihihi.

“Special Delivery”

“My sweet husband, John, and I were married for 46 years. Each valentine’s day, he’d send me the most beautiful flowers containing a note with five simple words ‘My love for you grows’. Four children, 46 bouquets and a lifetime of love were his legacy to me when he passed away two years ago.

“On my first valentine’s day alone, 10 months after I lost him, I was shocked to receive a gorgeous bouquet addressed to me… from John. Angry and heartbroken, I called the florist to say there had been a mistake. The florist replied ‘No ma’am it’s not a mistake. Before he passed away, your husband prepaid for many years and asked us to guarantee that you’d continue getting bouquets every valentine’s day.’ With my heart in my throat, I hung up the phone and read the attached card. It said ‘My love for you is eternal’”

…..

….

..

.

Patah gak sih hati lo baca yang beginian?

:’)

Monica Krisna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s