A Unique Approach to Rehab in Indonesia

Ini short film berceritakan tentang sekelompok orang yang dulunya adalah pecandu narkoba. Mungkin kalau ada yang menganut agama-nya udah tingkat ekstrim setelah nonton ini bakal komentar “Kok itu perempuan pake hijab tapi ngerokok?” Yaudalahyabok, kita gak usah rempeus deh. Kita kan gak pernah ada di posisi mereka, manalah kita tahu gimana susahnya keluar dari lingkaran hitam narkoba. Kalo emang salah satu cara membuat mereka tidak akan kembali dengan narkoba dengan merokok, ya kenapa tidak? Logika yang paling mudahnya adalah mau berhenti merokok aja susahnya minta ampun apalagi berhenti pake narkoba? Gue sih, ini gue loh ya berpikir…. masih bagus mereka mau berhenti. Masih bagus mereka sekarang udah sadar. Ya gak sih?

Karena gue pernah lihat sendiri gimana orang yang lagi sakaw dan saat itu gue masih berumur 6 tahun. Perasaannya waktu itu antara jijik dan kasihan. Kenapa jijik? Karena saat kita berhenti makan di sebuah restoran nasi padang, semua orang makan kecuali kerabat gue yang lagi sakaw ini. Mau tahu dia ngapain? Dia ngendus-ngendus rumput di taman sebelah restoran karena dia pikir itu ganja. Kasihan karena sepanjang perjalanan dia pegang uang yang banyak (jangan tanya gue dapet darimana) dan sakaw berat. Sakaw sampe yang dia berhalusinasi ngomong apa gak tau mulutnya terbuka terus yang namanya liur udah sebadan-badan. Setelah melihat itu gue semacam trauma sendiri sih dan pada akhirnya nyokap bokap gue gak usah nasehatin macem “Kamu kalo ke Apollo ada orang yang gak dikenal ngasih blablablablabla jangan diterima ya…” karena kejadian itu sifatnya longlasting di otak gue. Narkoba? TIDAK. KETUK PALU TIGA KALI.

Ada banyak hal yang dapat membuat lo bahagia dibanding narkoba karena narkoba itu sendiri sifatnya kan halusinasi bok. Lo beli halusinasi mahal-mahal, buat apa? Itu namanya lo denial. Ya gak sih? Hahaha.

Balik lagi ke topik.

Gue sangat support pemberantasan narkoba di Indonesia dan gue sendiri sih lebih menyarankan untuk pengguna itu direhabilitasi bukan dipenjara. Penjara itu gak bakal membuat lo lepas dari narkoba kan? Kecuali pengedar ya itu emang sangat pantas untuk dipenjara. Tapi Pak Presiden Indonesia yang gue lihat makin kesini makin mirip Papanya Nobita itu malah kasih bebas bersyarat buat Corby, apa gak gila?! Ujung-ujungnya Indonesia dibilang gak tegas lagi menerapkan hukum, bangke gak tuh? Niat Pak SBY sih baik ya tapi ternyata cuma mau dimanfaatin doang, Pak SBY ini zodiaknya apa sih? *googling* 9 september artinya dese Virgo… Virgo salah pergaulan gue rasa nih Pak SBY! Virgo itu orangnya detail banget yang namanya beginian tuh harusnya diteliti positif dan negatifnya, yaudalahya. udah terjadi juga *pasrah*. Hahaha.

Monica Krisna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s