“Gue takut di-judge….”

quote-Amanda-Holden-i-dont-care-who-or-what-judges-154509

Salah satu temen gue di kampus cerita kalo di kemarin baru saja menghabiskan malam dengan menangis sampe mata bengkak. Alasannya? Karena ada beberapa hal yang menyebabkan kemungkinan dia gak bakalan lulus tepat waktu empat tahun. Dia takut orang-orang menilai ia adalah orang yang bodoh padahal secara akademis dia tidak kesusahan untuk mengikuti perkuliahan.

Kita sendiri tahu bahwa persepsi banyak orang terhadap yang mengikuti semester pendek dan lulus tidak tepat waktu adalah seseorang yang bodoh. Temen gue pun berkata “Gue takut Mon di-judge orang kaya gitu padahal mereka gak tau alasan sebenarnya apa. Masa iya gue musti umbar alasan gue?”

Lalu gue pun menjawab “Balik lagi ke masalah bahwa orang-orang gak tau alasan di belakang itu. Lo gak usah terlalu mikirin apa kata orang soalnya gak penting juga. Gue nih dua tahun telat kuliah loh. Orang-orang bilang gue kemana aja dua tahun? Gue bilang gak kemana-mana terus orang-orang kaya gimanaaaaa gitu tapi gue bodo amat aja dah. Hahahaha

TERUS MENDADAK DIANA BILANG JADI MERASA TERMOTIVASI DENGER CERITA GUE!!!!!! Auahahahahahaha.

“Gue dari kemarin mikirin Mon. Nangis sampe mata bengep. Gue takut malu lulus gak tepat waktu. Terus tau-taunya lo bilang gitu, gue jadi gak down lagi sih.”

See? Gue tiap kali diajak curhat mah bukan kasih solusi tapi justru ceritan pengalaman gue pribadi.😆😆 Been there, done that.

Kalo temen gue malu karena kemungkinan besar dia gak bakal lulus tepat waktu, gue juga dulu malu di saat temen-temen gue semuanya kuliah dan gue enggak. See? Sama aja kan typenya walaupun beda cerita.

Gue juga dulu kaya temen gue kok mikirin banget apa kata orang tentang diri gue. Sampai sekarang sih masih tapi udah mendingan lah dibanding dulu😆 Gue akhirnya berhenti di satu titik di mana gue sadar bahwa setiap orang pasti menilai kita kok, masalahnya adalah kita mau fokus mendengarkan penilaian orang itu aja (yang belum tentu benar juga) atau fokus sama diri kita. Sekarang mah yang gue benar-benar dengerin perkataannya cuma keluarga dan sahabat-sahabat gue aja karena mereka tau latar belakang gue seperti apa, lha kalo cuma temen biasa? EMOH!!!! Dia gak tau kok apa yang terjadi dalam hidup gue jadi penilaian yang diberikan juga pasti gak valid.😆😆😆

Selain itu, gue pun memberi nasihat kepada temen gue (Asyik hahahaha) bahwa cerita hidup kita tuh beda-beda gak mungkin sama. Kalo cerita hidup orang lulus tahun 2018 dan elo enggak, ya kita mau apa? Tiap orang punya cerita hidup masing-masing kok. Ya kannnn?

Apa yang gue omongin sih benar-benar gue jalani loh di kehidupan gue. Gak percaya? Contoh kecil aja ya….. gue menulis blog ini dan apa yang gue omongin di sini tuh benar-benar RANDOM. Tulisan panjang-panjang dengan segala ke-absurd-annya dan gue menuliskan opini yang banyak banget bertentangan dengan opini publik di luar sana. Kalo gue takut buat dinilai orang, udah sejak lama gue tutup blog ini bahkan gak akan pernah mencoba menulis.😆😆😆

Jadi….. STOP DENGERIN APA KATA ORANG GAESSSSSSSS KALO SIFATNYA MENGHAKIMI. Pokoknya yang negatif-negatif mah mending kita tutup kuping aja lah *pelototin-fahira-idris*😆😆

Monica Krisna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s