Full Time Internship di Agency

SA

(Fotonya nggak ada hubungannya sama cerita gue di bawah tapi kocak aja ada orang yang begini hahahahah. Founder perusahaan gue kalo ikutan liat nangis kali dese LOL!)

Udah sekitar 3 bulan gue internship di salah satu Advertising Agency (yang ada namanya di atas). Dua bulan yang kebanyakan gue merasa di dera-dera karena kegiatan kampus gue yang super padat menyiksa gue bhayyyy (untungnya berakhir dengan IPK yang stabil #suombongnyah hahahaha) dan 1 bulan adaptasi bagaimana rasanya full time kantor. 5 hari dalam seminggu ke kantor. Masuk jam 10 atau setengah 11 balik jam 7 an, sampai rumah jam setengah 9 atau 9 tergantung kondisi jalanan.

Untungnya…… GUE GAK NGALAMIN YANG NAMANYA MORNING MADNESS.

Secara gue bangun jam 8 aja masih santai-santai. Masuk kantor jam 10, paling telat jam 11. Jam Setengah 1 udah pada lari ke kantin. Hihihi

Ah……!!!!!!! Namanya juga anak agency. Gitu sih katanya…. Hahahaha.

Semua yang terasa berat di awal perlahan-lahan mulai ringan. Semua yang awalnya bikin gue pusing pengen jedotin ke aspal, tetep bikin gue pusing sih tapi mendingan, paling muka gue kenceng doang gak sampe pengen jedotin kepala ke aspal lagi sih.πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Keseharian gue bikin konten social media.

Kelihatannya gitu-gitu aja.

Berhubungan sama kalimat (caption) dan visual image.

Tapi, kadang ide gue habis.

Kadang….. untuk satu konten aja menghabiskan setengah jam sendiri. Singkatnya, karena magang di bagian konten akhirnya membuat gue sadar ternyata “GUE NGGAK KREATIF-KREATIF AMAT LHO!!!!!!” dan gue harus memaksa diri gue untuk kreatif. Menjadi kreatif itu enggak semudah keliatannya dan gue jadi ngerti sekarang kenapa yang berbau design/ide/konsep pasti rata-rata minta bayaran muahal…..

KARENA SUSAH CYIN.

Di Agency gue perlahan-lahan mulai belajar hal-hal yang tidak gue sukai.

Gue enggak pernah update sama make up sebelum magang di agency. Sekarang, tanganin brand make up walaupun gue nggak berubah jadi suka make up paling enggak kalo sekarang temen-temen gue ngobrolin bedak pensil alis lipliner gue udah ngerti lah. SECARAAAAA…… Konten gue kebanyakan tips & trick make up. Mulai dari pake bronzer, contouring, bahkan ya boooook gue jadi tahu tips-tips kaya….. kalo kita pakai mascara itu kan suka ya kebiasan celupin berkali-kali sebelum dipakein ke bulu mata, itu enggak bagus lho. Semakin banyak udara yang masuk, semakin cepat menggumpal mascara yang lo punya.

BUAYANGKAN!!!!!!! Aku sampe tau gitu-gituan!!!!πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Terus apalagi ya?

Oh ya di Agency nggak boleh sensitif karena yang namanya subjek predikat objek pakai “Anjing!” udah biasa. Seneng, ngomongnya anjing. Sebel, ngomongnya anjing. Bingung, ngomongnya anjing. Ada client resek yang suka whatsapp even itu weekend, ANJEEEEEEEEEEEEEEEEENG!!!!! Auahahahahaha.πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Sama atasan ber gue elo itu adalah hal yang sangat lumrah secara katanya nih katanya kita kan keluarga. Hahahahaha. Tapi, aku mah tetep ya yang beda 2 tahun aja gue panggil kakak lho! Bukannya apa, biar gue disangka masih kelahiran 96/97 lah. Hahahaha.

Plus gue kan cetek banget yahhhhh jadi kadang gue suka nge lag gitu kalo orang ngomong apa. Contoh sederhananya aja…. orang ngomong KPI gue dalam hati bertanya-tanya dan begitu googling langsung “Ooooooo Key Performance Index” pantes pada bawel udah mencapai target apa belom. Terus atasan gue ngomong kaya “Iya…. assetnya udah mati beberapa bulan si blablabla (brand yang mau kita pitching)” gue harus mencerna beberapa saat dulu kalo asset yang di maksud adalah akun social media dari brand tersebut.πŸ˜†

Yaudah ah segini aja dulu.

Monica Krisna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s