Jalan-Jalan Men….

Gara-gara kemarin kantor tempat gue magang outing dan anak magang nggak diajak (EVEN KARYAWAN YANG BARU HITUNGAN MINGGU AJA DIAJAK DAN GUE YANG UDAH 6 BULAN DIBIARKAN SAJAH #DRAMA), beberapa temen gue memutuskan untuk bikin acara jalan-jalan sendiri ke Bandung. Ofkors akuh pun ikutan.

Dari 3 hari dua malam itu bikin gue menyadari banyak hal lho:

[1] Jadi lebih tahu karakter orang-orang. Ada yang rempong abissssss pengen gue jambak. Ada yang selow. Ada yang disenggol dikit main hantam. Jujur, gue anaknya followers abis tapi kalo ada yang rempong binti bossy padahal gue rasa dia nggak berhak-berhak amat ya kok genggeus. Dan gue pun sedikit mensyukuri sempet mencar beberapa jam dari rombongan buat ketemu temen gueπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† Lebih genggeus lagi kalo ada yang ngira cewe jalan sama cowo disangka ‘deket’. Hell no! Aura pelangi gue kurang terpancar apa gimana sik? Hahahaha.

[2] Gue nggak up to date sama lagu-lagu yang lagi banyak didengerin orang zaman sekarang. Terbukti pas di mobil semua temen-temen gue sing along, gue kebanyakan mingkem sambil mikir “Ini lagu apa sihhhh?” sekalipun tau lagunya gue gak hafal lyricnya juga.πŸ˜†πŸ˜†

[3] Jalanan di Bandung itu-itu aja. Mau ke sana ngelewatin ini. Mau ke situ ngelewatin ini juga. Beda ya sama Jakarta yang ruwet. Gue rasa Bandung cuma seukuran Jakarta Barat deh #sotoy

[4] Lucu nggak-nya lo tergantung sama siapa yang mendengarkan. Jadi… ada satu waktu di mana gue dan temen-temen gue cuma leyeh-leyeh di hotel sambil ngomentarin peserta The Voice Kids Indonesia (Dosaaaaa nggak sihhhh nyinyirin anak kecil? hahahaha). Ada satu kontestan di mana si Agnez Mo komentarin kurang lebih kaya “Sayang, kamu harus banyak-banyak bersyukur sama Tuhan sama talenta yang kamu punya sekarang” entah kenapa gue yangΒ lagi tiduran langsung reflek niruin pendeta lagi ngomong:

“HALELUYAHHHHHH!!!! PUJI TUHAN!!!!! ANGKAT KEDUA TANGAN ANDA SODARA-SODARAAAAAAAHHHH” *ngomongnya-merem-biar-penghayatannya-total* *brb-bahasa-roh*

Pada ketawa dongggg booook!!!! Hahahahaha. Tapi, di antara semua yang ketawa itu ada satu temen gue yang menatap kita (dan latar belakangnya muslim)Β sambil senyum simpul dengan muka bingungnya yang kalo diterjemahin tuh “Apa lucunya sihhhhh?” Di situ lah gue mulai menyadari dia satu-satunya yang nggak ketawa karena dia nggak relate sama sekali sama jokes gue. Dia nggak pernah ke gereja dan dia nggak pernah liat pendeta gimana semangatnya kalo berbicara. Jadi, jangan sedih ya kalo lagi ngelucu terus temen lo nggak ada yang ketawa, bukan berarti lo garing siapa tau aja emang nggak relateπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

[5] Gue nggak suka ke bar yang terlalu crowded, kayanya mending disuruh ke bar yang nggak terkenal-terkenal amat tapi bisa bikin gue nyaman deh.πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† Di Bandung kopi 30 ribu lhooooooo, rasanya udah endeus! Di Jakarta mah mana dapet, minimal 50 ribu deh itupun kopinya campur ini ono itu lalalalalala.

[6] Mau ke Bandung lagi!!!!!!! Tapi, mending ajak Ratu Elizabeth aja deh. Hihihi.

Monica Krisna

3 thoughts on “Jalan-Jalan Men….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s